Mana Yang Lebih Baik, Pakai Google Webmaster atau Google Analytics

Bagi para webmaster (orang yang mengelola web), analisa visitor adalah sangat penting karena visitor adalah ukuran keberhasilan suatu web dibangun. Buat apa bikin web super cantik kalau nggak ada yang liat?

Untuk mengukur visitor ada banyak sekali layanan gratisan seperti google webmaster, goole analytics, histats, statscounter atau piwik. Sebenarnya banyak sekali layanan lain namun bisa dikatakan 5 ini yang paling banyak digunakan karena cara fungsinya yang powerful.

cara menggunakan google webmaster analytics

Untuk statscounter saya sempat memakai namun perhitungannya kurang akurat. Kecenderungannya perhitungna visitor berlebih karena visitor yang sama bisa dihitung 2 kali saat refresh dalam rentang waktu tertentu. Kemudian saya berganti dengan histats dan sangat puas sampai bertahun-tahun. Sayangnya di tahun 2016, histats muncul issue referal links. Jadi saat dicek menggunakan gtmetrix, point speed web turun drastis karena script histats merefer pada beberapa web lain (entah untuk apa).

Akhirnya saya menggunakan google webmaster. Sebenarnya google webmaster cukup baik untuk kebutuhan saya namun kalau dibanding dengan histats rasanya kurang karena histats memiliki beberapa fungsi analisa visitor yang sangat powerful. Akhirnya saya menambah dengan google analytics, disini saya mendapatkan beberapa fungsi yang tidak ada di webmaster.

Nah, kali ini saya akan membahas apa sih fungsi-fungsi webmaster dan analytics? Mana yang lebih baik dan mana yang sepatutnya kita pakai?

Google Webmaster Tools

Cara memakai google webmaster

Dalam google webmaster, cukup banyak fungsi yang mengukur tentang web kita, servernya, contentnya, interaksi robot google terhadap web kita dan backlinks. Bisa dikatakan webmaster fokus pada apa yang disimpan dalam server kita.

Crawling

Dengan fungsi crawling kita bisa mengukur berapa lama yang diperlukan robot google untuk mengcrawl server kita. Kalau membutuhkan waktu yang lama maka kita perlu mengimprove beberapa hal seperti pindah ke server yang lebih cepat, memblok beberapa folder yang tidak perlu di index maupun meminimize css js atau menghidupkan cache. Seperti janji google, semakin cepat loading web, semakin bagus rangking kita.

Baclinks

Webmaster memperlihatkan internal backlinks dan external backlinks. Disini yang perlu diperhatikan adalah: broken links supaya segera kita hapus, low quality backliks supaya bisa kita hapus, internal links yang sedikit sebaiknya ditambah. Semakin banyak internal backlinks semakin baik untuk web kita.

Sitemap

Dengan fungsi ini kita bisa submit sitemap kita dan mendorong google untuk mendindex lebih cepat. Kita bahkan bisa memaksa google untuk mengcrawl halaman kita dan kita submit untuk diindex.

Diagnostic

Fungsi ini adalah salah satu fungsi yang palig penting untuk kita. Saat google menyatakan web kita bermasalah maka kita harus take action saat itu juga karena masalah yang dideteksi tanpa ada penanganan bisa menurunkan ranking kita di SERP dengan sangat significant. Beberapa error yang sering ditunjukkan antara lain: adanya malware di web kita, perlu update php/wp, duplicate meta, long description, dsb.

Google Analytics

cara memakai google-analytics

Google analytics memiliki tampilan yang sangat berbeda dengan webmaster. Jika belum pernah menggunakan biasanya agak bingung karena cukup banyak setting yang perlu berganti halaman. Namun jika sudah biasa akan melihat google analytics sebagai senjata yang ampuh. Di google analytics lebih fokus pada visitor, bagaimana behavior visitornya, bounce rate, dari mana datangnya, menggunakan hp atau pc, pakai browser apa dsb.

Visitor

Fungsi utama ini adalah yang paling sering digunakan karena kita dapat menganalisa berapa banyak visitor daily kita, berapa unique visitornya, berapa yang returned, berapa yang bounce, dari backlink mana datangnya, organic atau tidak dan sebagainya. Dengan membaca dan menganalisa data di satu fungsi ini saja kita bisa merencanakan content selanjutnya yang perlu kita tampilkan dan menguasai SERP search engine.

Traffic

Fungsi ini memperlihatkan darimana traffic terbentuk, query yang digunakan apa saja. Apakah querynya internasional atau regional. Dengan mendapatkan keyword yang terbidik tepat kita bisa membuat suatu program promo yang effektif karena menyasar pada visitor terbanyak kita.

Behavior

Google analytics bisa memperlihatkan bounce rate per halaman yang dikunjungi jadi kita bisa memperbaiki halaman tersebut supaya lebih menarik. Apakah visitor membuka halaman lain setelah selesai membuka halaman pertama. Jam-jam berapa visitor naik dsb. Memposting di awal jam ramai bisa berpotensi meningkatkan visitor secara signifikan terutama untuk web berita.

InPage

Disini kita bisa mengukur halaman-halaman mana yang yang laris visitor, mana yang perlu diimprove. Memperbaiki kualitas postingan lama cukup penting untuk dilakukan. Fokus yang diminta google adalah memberikan informasi yang berguna bagi visitor dan memberikan pengalaman visual yang baik. Atau bahasa mudahnya content harus berguna, mudah dibaca dan lengkap serta tampilan mudah dioperasikan dan dicerna.

tools analysa web paling bagus

Demikian sedikit sharing tentang tools analisa website. Jadi jika ditanyakan mana yang lebih baik antara google webmaster dan google analytics maka semua tergantung dari kebutuhan kita. Sekarang ini saya menggunakan keduanya. Namun sehari-hari saya hanya membuka webmaster, jika ada waktu luang saya gunakan analytics karena pasti berujung pada pekerjaan menambah postingan, memperbaiki postingan atau menambah backlinks.

Anda tidak perlu sama dengan saya. Namun anda perlu memperhitungkan untuk mencoba keduanya.

Semoga sukses.